Berlebihan? FIFA Larang Bendera Suporter Inggris karena Gambar Kapal Selam


   - BOLASINGA   Inggris mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 4-2 atas Kroasia di Amerika Serikat. Namun, di tengah hasil positif tersebut, muncul kontroversi yang melibatkan suporter The Three Lions.

Sejumlah pendukung Inggris dari Barrow menerima kabar bahwa bendera yang mereka bawa tidak diizinkan masuk stadion. Keputusan itu datang setelah FIFA meninjau desain bendera yang diajukan untuk mendapat persetujuan.

Bendera tersebut memuat nama dan lambang Barrow A.F.C. serta siluet kapal selam yang menjadi simbol industri pembuatan kapal dan kapal selam di wilayah Cumbria. Meski memiliki makna lokal, FIFA tetap menolak penggunaannya.

Keputusan itu memicu reaksi dari kalangan pendukung Inggris. Banyak yang menilai alasan pelarangan tersebut terlalu berlebihan dan sulit dipahami.


FIFA Tolak Bendera karena Dianggap Berkaitan dengan Militer

Setiap bendera yang dibawa ke pertandingan Piala Dunia 2026 wajib mendapat persetujuan lebih dahulu dari FIFA. Prosedur itu diterapkan untuk memastikan seluruh atribut penonton sesuai dengan regulasi turnamen.

Dalam tanggapan resminya, FIFA menyatakan gambar kapal selam masuk kategori simbol militer. Oleh karena itu, atribut tersebut tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.

"Permohonan ditolak karena item tersebut memuat gambar senjata atau unsur militer (kapal selam)," tulis FIFA. "Kami dapat memberikan persetujuan apabila gambar tersebut ditutupi dan diajukan kembali."


Suporter Inggris Nilai Keputusan Terlalu Berlebihan

Salah satu pendukung Barrow, John Little, mengaku terkejut dengan keputusan tersebut. Ia menilai kapal selam berbeda dengan senjata yang secara langsung digunakan dalam tindakan kekerasan.

"Saya benar-benar tidak percaya. Agak berlebihan jika mereka melakukan itu untuk sesuatu seperti kapal selam," kata Little.

"Saya bisa memahami jika itu senjata api atau pisau, tetapi bukan kapal selam. Anda tidak bisa begitu saja pergi ke Walmart dan membeli kapal selam."

Little juga mengungkapkan banyak orang menganggap kebijakan tersebut tidak masuk akal. Meski demikian, kelompok suporter tetap berencana mengikuti arahan FIFA agar bendera mereka dapat digunakan.


Aturan Bendera Jadi Perhatian di Piala Dunia 2026

Kasus yang dialami pendukung Inggris bukan satu-satunya insiden terkait atribut penonton. FIFA sebelumnya juga melarang sebagian pendukung Iran membawa bendera era sebelum revolusi karena dikategorikan sebagai simbol politik.

Selain itu, suporter tidak diperbolehkan menggantung bendera di papan iklan LED di sekitar lapangan. Aturan tersebut sempat membuat sejumlah pendukung Inggris mendapat peringatan saat laga melawan Kroasia.

FIFA menjelaskan kebijakan itu diterapkan demi alasan keselamatan dan keamanan. Organisasi tersebut tetap mengizinkan bendera berukuran kecil yang menggunakan bahan tahan api untuk dibawa ke dalam stadion.

Inggris selanjutnya akan menghadapi Ghana pada pertandingan kedua Grup L di Boston. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi pasukan Thomas Tuchel untuk mengamankan tiket menuju fase gugur lebih cepat.


🔥 Bonus Deposit Harian 10% ( Max bonus 100 Rb / To x3 )
🔥 Bonus Cashback Mingguan Di Sportbook 5% - 15% ( Minimal Kekalahan 500rb)
🔥 Bonus Cashback Mingguan Di Slot Up to 15% ( Minimal Kekalahan 500rb)
🔥 Bonus Refrensi 2,5% Seumur Hidup Di Permainan Sportbook
🔥 Bonus Rollingan Mingguan Sportbook Refferal 0,1%
🔥 Bonus Rollingan poker 0.2 %
🔥 Deposit Pulsa Tanpa Potongan

DISCOUNT TOGEL :

Discount 4D : 66.00% ,
Discount 3D : 59.00% ,
Discount 2D : 29.00%

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA BERMAIN SPORTSBOOK : MIX PARLAY

CARA PANDUAN DEPOSIT BOLASINGA

5 Pelajaran dari Kekalahan Real Madrid di Markas Bayern Munchen: Kartu Merah Camavinga Mengubah Segalanya